Thursday, April 23, 2015

Perasaan Melankolis dan Penyebabnya

Perasaan Melankolis dan Penyebabnya
Perasaan melankolis kerap kali memicu hasrat yang tak terduga seperti keinginan untuk bunuh diri. Keutuhan pola hidup manusia berdasarkan keseimbangan tersebut akan membuka rahasia tubuh yang mampu menghadapi lingkungan sekitar. Optimalisasi keterpaduan jaringan tubuh akan lebih mudah tercapai dengan pola makan yang selaras. Merawat tubuh melalui makanan adalah langkah utama untuk membalik proses penuaan dan mencegah terjadinya proses degenerasi. Setelah oksigen, makanan adalah hal yang paling penting, paling berharga, dan alami di dunia ini. Walaupun ini sangat penting tetapi banyak orang yang bingung dan tidak tahu mengenai nutrisi yang tepat bagi mereka terutama ketika tubuh mereka mengalami ganguan.
Perasaan Melankolis dan Penyebabnya
Perasaan Melankolis dan Penyebabnya

Perasaan Melankolis dan Penyebabnya
Perasaan Melankolis dan Penyebabnya



Perasaan melankolis
Perasaan melankolis biasanya tidak muncul secara tiba-tiba dan bisa untuk dicegah, salah satu caranya adalah menyantap makanan yang bersifat menenangkan. Beberapa riset telah menyimpulkan bahwa orang-orang yang mempunyai hasrat bunuh diri atau yang telah sukses melakukan bunuh diri ternyata mengalami defisiensi vitamin B. Biasanya perasaan melankolis lebih sering menghinggapi seseorang yang tertutup dan sensitive terutama ketika kematian, perceraian, perpisahan, stress dalam keluarga, sakit berat baik menimpa diri sendiri atau orang yang disayangi, kehilangan pekerjaan, ataupun depresi.
Ada empat jenis tipe keribadian seseorang, pertama adalah tipe melankolis biasanya orang ini cenderung bersifat analistis, teratur, terjadwal, perasa, dan juga perfeksionis yang segala sesuatunya harus diselesaikan secara sempurna. Orang tipe ini cenderung tertutup dan cenderung pesimistis namun ia setia dan loyal. Kedua adalah sanguinis yang berkepribadian hangat, lincah, terbuka, ramah, optimis, suka menolong dan senang berkumpul bersama teman-teman. Tipe ketiga adalah koleris yang dinamis dan aktif, percaya diri, tidak emosional, tidak patah semangat dan selalu optimis. Terakhir adalah flegmatis yang mudah bergaul dan juga santai.
Selain faktor kepribadian perasaan melonkolis juga ternyata berkaitan dengan defisiensi beberapa jenis zat gizi terutama untuk vitamin B khususnya vitamin B6, vitamin C, selenium, dan asam amino triptofan. Keterbatasan asupan zat gizi tersebut menggagalkan produksi zat penghantar dalam sel-sel otak di antaranya adalah serotin, dopamine, dan norepinefrin. Gejala perasaan melankolis adalah sering melamun, sulit tidur, mudah tersinggung, dan merasa terkucil, muncul akibat konsentrasi serotonin yang rendah.
Defisiensi vitamin B kompleks paling banyak andilnya dalam menyebabkan seseorang terkena perasaan melankolis. Terapi hormone dan meminum pil KB dapat menguras simpanan vitamin B6 dalam tubuh, meskipun setiap hari mendapatkan asupan vitamin B6. Defisiensi parah akan kadar asam folat dalam darah merupakan andil besar untuk mengiringi seseorang menjadi melankolis bahkan hingga deperesi berat. Kebiasaan seseorang untuk makan beras putih slip dan juga roti putih mempermudah seseorang mengalami defisiensi vitamin B sebab makanan tersebut telah kehilangan sebagian besar kandungan vitamin Bnya.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Perasaan Melankolis dan Penyebabnya

0 comments:

Post a Comment