Skip to main content

Pepaya, Buah sederhana, nikmat rasanya dan kaya akan zat – zat yang bermanfaat



Pepaya, Buah sederhana, nikmat rasanya dan kaya akan  zat – zat yang bermanfaat
Pepaya merupakan tumbuhan yang di gunakan sebagai obat tradisional. Obat yang terbuat dari tambuhan sudah lama dipergunakan oleh nenek moyang pada zaman lampau. Selain itu para ahli dari dalam dan luar telah melakukan penelitian juga pengujian terhadap sejumlah tumbuhan tertentu yang diperkirakan berkhasiat untuk pengobatan. Diperkirakan di Indonesia terdapat 100.000 pengobatan tradisional yang tersebar di 65.000 lebih desa. Pengobatan tradisional yang dimaksud adalah pengobatan yang dilakukan menggunakan obat-obatan atau ramuan tradisional seperti yang sering dilakukan oleh dukun, sinshe, tabib, dan sebagainya. Banyak dari mereka yang menggunakan tumbuhan-tumbuhan obat, salah satunya adalah pepaya.
Buah Pepaya
Buah Pepaya

Buah Pepaya
Buah Pepaya

Buah Pepaya
Buah Pepaya

Buah Pepaya
Buah Pepaya

Buah Pepaya
Buah Pepaya
 
Carica papaya atau dikenal di Indonesia dengan pepaya merupakan family dari cariccaceae yang merupakan tumbuhan yang berasal dari Amerika, Hawaii, dan juga Philipina. Pepaya merupakan tumbuhan yang berbatang tegak dan juga basah. Mempunyai palma, bungnya berwarna putih dan buahnya yang masak berwarna kuning kemerahan rasanya seperti buah melon. Tinggi pohon pepaya dapat mencapai 8 hingga 10 meter dengan akar yang kuat. Helaian daunnya menyerupai telapak tangan manusia, apabila daun tersebut dilipat menjadi dua bagian persis di tengah maka akan Nampak bahwa daun pepaya tersebut simetris. Rongga dalam pada buah pepaya berbentuk bintang bintang apabila penampang buah dipotong melintang. Tanaman ini dibudidayakan di kebun-kebun luas karena buahnya yang segar yang segar dan bergizi.
Komposisi kandungan kimia
Pepaya mengandung zat atau unsur senyawa yang sering disebut papain. Komposisi kandungan zat gizi pada buah pepaya cukup tinggi. Pada buah pepaya masak setiap 100 gram mengandung kalori sebesar 46 kal kalori yang berarti lebih besar jumlahnya dibandingkan buah yang lebih muda dan hanya mengandung 26 kalori.
Khasiat dan manfaat untuk pengobatan
Bagi pengderita hipertensi dapat menggunkana bagian tumbuhan pepaya untuk obat yaitu 2 potong akar pepaya kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring. Dapat diminum 2 kali sehari sebanyak 1 cangkir. Untuk mengobati malaria dapat menggunkan 1 lembar daun pepaya, tempe busuk sebesar ibu jari dan garam secukupnya. Semua bahan tersebut ditumbuk halus kemudian diperas dan disaring untuk diambil airnya. Diminum 1 kali sehari selama 7 hari berturut-turut. Bagi penderita reumatik dapat meggunakan buah pepaya dan 2 buah telur ayam kampung. Buah pepaya dipotong penampangnya, kemudian telur dimasukan dalam pepaya melalui lubang yang telah dibuat dengan memotong penampang tadi, tutup kembali rapat-rapat dan dibakar hingga telur yang ada di dalamnya masak. Telur yang sudah masak tersebut dimakan pagi dan sore hari.

Comments

Popular posts from this blog

Kitolod, Tumbuhan Beracun Untuk Obat Kanker Nasofaring

Kitolod, Tumbuhan Beracun Untuk Obat Kanker Nasofaring Kitolod adalah tumbuhan yang sering dijadikan obat kanker oleh para herbalis. Ramuan dari tanaman obat dapat dikonsumsi jika kanker masih dalam stadium dini. Ramuan diminum secara terus-menerus sedikitnya selama tiga bulan dan jika tidak ada perubahan lebih baik konsultasikan dengan dokter. Ramuan untuk mengobati kanker bisa dimimun setelah menjalankan operasi pengangkatan kanker dan menjalani radiasi. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah efek samping seperti pusing atau mual. Sementara untuk pasien yang menjalankan kemoterapi, ramuan ini dapat diminum setelah 1 hingga 2 minggu sejak kemoterapi. Ramuan tersebut dapat menghambat pertumbuhan sel kanker hingga tua dan mati dan juga menghilangkan rasa nyeri dan keluhan akibat kanker dengan tanaman obat yang dapat digunakan sebagai terapi paliatif. Jika dokter memberikan obat maka ramuan sebaiknya diminum dua jam sebelum atau setelah mengkonsumsi obat dari dokter tersebut.

Wild Yam, Sumber Makanan yang Bermanfaat untuk Obat

Wild Yam, Sumber Makanan yang Bermanfaat untuk Obat Salah satu lagi tumbuhan yang dimanfaatkan untuk membuat ramuan sebagai obat kanker yaitu wild yam atau uwih. Kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal. Sel-sel kanker tersebut akan berkembang dengan sangat cepat, tak terkendali, dan akan terus membelah diri lalu akan menyusup ke jaringan sekitarnya dan akan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, dan menyerang organ-organ penting serta saraf tulang belakang. Jumlah penderita kanker di Indonesia hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Ramuan dari tanaman obat dapat dikonsumsi jika kanker masih dalam stadium dini. Ramuan diminum secara terus-menerus sedikitnya selama tiga bulan dan jika tidak ada perubahan lebih baik konsultasikan dengan dokter. Ramuan untuk mengobati kanker bisa dimimun setelah menjalankan operasi pengangkatan kanker dan menjalani radiasi. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah efek samping seperti pusin…

Solusi Gigitan Tengu Pada Anak Laki Laki Anda (By Zaki Permana)

Anda pernah digigit Tengu?

Guatel, panas, sedikit nyeri, dan bentol merah lumayan gede.... itulah sensasinya saat kita digigit Tengu, yang 'ndilalah' selalu menggigit dikawasan tertentu milik laki-laki dan hanya anak laki-laki.
Tahukah anda korelasi antara kasih sayang Bapak terhadap anaknya dalam hal per-Tengu-an ini?

Saya masih ingat puluhan tahun silam saat dipaksa 'ngangkang' dihadapan Bapak karena saya mengeluh 'anu' saya guatel dan perih ditempeli makhluk parasit super kecil berwarna merah itu. Dan kejadian ini tak hanya sekali dua kali, ini seringkali terjadi dan mungkin bisa disebut sebagai rutinitas anak kecil di kampung saya, ga tau deh di daerah lain ada atau tidak... yah mungkin karena saya waktu kecil emang doyan main di tempat-tempat dimana makhluk tersebut kongkow-kongkow.

Makhluk kecil nan ajaib ini, entah bagaimana bisa mendeteksi menyasar bagian 'itu' dengan tepat lagi akurat. Padahal, coba anda bandingkan betapa tubuh man…