Skip to main content

Manfaat dan Keuntungan dengan Berolahraga

Manfaat dan Keuntungan dengan Berolahraga
Menurut data yang telah diolah oleh Biro Pusat Statistik tercatat 32.811.173 orang melakukan olahraga adalah masyarakat yang berusia di antara 10 hingga 30 tahun. Jumlah yang besar akan tetapi jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan yang tidak melakukan olahraga yakni 92.998.021 atau 73,8%. Bila persentase masyarakat yang melakukan olahraga hanya 26,2% untuk yang berusia 10 hingga 30, yang justru harus banyak berolahraga karena adanya tuntutan kurikulum di sekolah maka persentase masyarakat berusia di atas usia 30 akan jauh lebih kecil daripada itu. Ini adalah masalah yang serius sebab justru olahraga bagi masyarakat berusia 30 tahun adalah satu keharusan bila menghendaki tubuh yang sehat, kuat, terhindar dari berbagai macam penyakit, bahkan umur yang lebih panjang.

Manfaat dan Keuntungan dengan Berolahraga
Manfaat dan Keuntungan dengan Berolahraga

Manfaat dan Keuntungan dengan Berolahraga
Manfaat dan Keuntungan dengan Berolahraga

Manfaat dan Keuntungan dengan Berolahraga
Manfaat dan Keuntungan dengan Berolahraga


Banyak keuntungan berolahraga yang perlu untuk diketahui oleh semua orang. Bila mencoba mengumpulkan keuntungan berolahraga, akan menemukan ringkasan seperti ini:
1.      Membuat jantung lebih berdayaguna. Otot jantung diperkuat dan jumlah darah yang dipompakan lebih banyak.
2.      Menormalisasi tekanan darah. Bila tekanan darah tinggi maka olahraga akan menurunkannya dan bila tekanan darah rendah maka olahraga akan menaikkannya menjadi normal.
3.      Memperbesar kapasitas darah dalam membawa oksigen sehingga lebih banyak darah yang dapat mencapai keseluruh bagian tubuh.
4.      Menurunkan denyut nadi dalam keadaan istirahat. Ini sangatlah penting sebab dengan berkurangnya denyut nadi, jantung tidak perlu bekerja terlalu keras.
5.      Memperlancar peredaran darah.
6.      Merangsang pernapasan yang dalam, yang menyebabkan paru-paru berkembang melalui reflex dan reaksi kimia.
7.      Membuat otot yang tegang menjadi luwes serta meredakan emosi yang negative.
8.      Menambah tenaga listrik pada otak dan sel saraf.
9.      Menolong pencernaan dan mendorong kegiatan usus, mengurangi gas dan sembelit.
10.  Menguatakan otot, tulang dan jaringan pengikat tubuh.
11.  Memberikan keseimbangan fisiologis kepada sistem endoktrin sehingga kelenjar piuitari, pancreas, adrenaline dan seks akan menjadi lebih berdayaguna.
12.  Olahraga mempertajam kekuatan mental dan menambah kapasitas dalam berpikir.
13.  Memperindah tubuh dan wajah.
14.  Menolong untuk mengurangi kelebihan lemak, bukan hanya dengan pembakaran kalori bahkan dengan mengatur kadar metabolism hingga akan mengurangi berat badan walaupun dalam keadaan tidur.
15.  Olahraga menambah tenaga sebab olahraga menghasilkan banyak tenaga daripada tenaga yang dipakai.
16.  Pengurangi proses menua.
17.  Menambah daya tahan dan memperlambat keletihan.
18.  Merangsang produksi endorphin dari otak.
19.  Menolong seseorang dari ketegangan kehidupan.
20.  Mengurangi resiko untuk mendapatkan kanker dan penyakit jantung.
21.  Menolong untuk tidur lebih nyenyak pada malam hari.
22.  Memberikan keseimbangan berat badan.
23.  Menolong otak untuk berfungsi dengan lebih baik dalam berpikir.
24.  Berolahraga dibawah sinar matahari menyebabkan lebih banyak vitamin D yang dihasilkan.

25.  Olahraga akan memberikan umur yang panjang.

Comments

Popular posts from this blog

Kitolod, Tumbuhan Beracun Untuk Obat Kanker Nasofaring

Kitolod, Tumbuhan Beracun Untuk Obat Kanker Nasofaring Kitolod adalah tumbuhan yang sering dijadikan obat kanker oleh para herbalis. Ramuan dari tanaman obat dapat dikonsumsi jika kanker masih dalam stadium dini. Ramuan diminum secara terus-menerus sedikitnya selama tiga bulan dan jika tidak ada perubahan lebih baik konsultasikan dengan dokter. Ramuan untuk mengobati kanker bisa dimimun setelah menjalankan operasi pengangkatan kanker dan menjalani radiasi. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah efek samping seperti pusing atau mual. Sementara untuk pasien yang menjalankan kemoterapi, ramuan ini dapat diminum setelah 1 hingga 2 minggu sejak kemoterapi. Ramuan tersebut dapat menghambat pertumbuhan sel kanker hingga tua dan mati dan juga menghilangkan rasa nyeri dan keluhan akibat kanker dengan tanaman obat yang dapat digunakan sebagai terapi paliatif. Jika dokter memberikan obat maka ramuan sebaiknya diminum dua jam sebelum atau setelah mengkonsumsi obat dari dokter tersebut.

Wild Yam, Sumber Makanan yang Bermanfaat untuk Obat

Wild Yam, Sumber Makanan yang Bermanfaat untuk Obat Salah satu lagi tumbuhan yang dimanfaatkan untuk membuat ramuan sebagai obat kanker yaitu wild yam atau uwih. Kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal. Sel-sel kanker tersebut akan berkembang dengan sangat cepat, tak terkendali, dan akan terus membelah diri lalu akan menyusup ke jaringan sekitarnya dan akan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, dan menyerang organ-organ penting serta saraf tulang belakang. Jumlah penderita kanker di Indonesia hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Ramuan dari tanaman obat dapat dikonsumsi jika kanker masih dalam stadium dini. Ramuan diminum secara terus-menerus sedikitnya selama tiga bulan dan jika tidak ada perubahan lebih baik konsultasikan dengan dokter. Ramuan untuk mengobati kanker bisa dimimun setelah menjalankan operasi pengangkatan kanker dan menjalani radiasi. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah efek samping seperti pusin…

Solusi Gigitan Tengu Pada Anak Laki Laki Anda (By Zaki Permana)

Anda pernah digigit Tengu?

Guatel, panas, sedikit nyeri, dan bentol merah lumayan gede.... itulah sensasinya saat kita digigit Tengu, yang 'ndilalah' selalu menggigit dikawasan tertentu milik laki-laki dan hanya anak laki-laki.
Tahukah anda korelasi antara kasih sayang Bapak terhadap anaknya dalam hal per-Tengu-an ini?

Saya masih ingat puluhan tahun silam saat dipaksa 'ngangkang' dihadapan Bapak karena saya mengeluh 'anu' saya guatel dan perih ditempeli makhluk parasit super kecil berwarna merah itu. Dan kejadian ini tak hanya sekali dua kali, ini seringkali terjadi dan mungkin bisa disebut sebagai rutinitas anak kecil di kampung saya, ga tau deh di daerah lain ada atau tidak... yah mungkin karena saya waktu kecil emang doyan main di tempat-tempat dimana makhluk tersebut kongkow-kongkow.

Makhluk kecil nan ajaib ini, entah bagaimana bisa mendeteksi menyasar bagian 'itu' dengan tepat lagi akurat. Padahal, coba anda bandingkan betapa tubuh man…