Thursday, April 23, 2015

Fungsi Vitamin A dan B
Vitamin kata yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang yang sangat memperhatikan kesehatan badan. Sebagian ahli lebih mementingkan pola makanan, tanpa perlu mengkonsumsi vitamin. Sebaliknya sebagian ahli beranggapan bahwa vitamin adalah segala-galanya. Berpangkal dari pendapat-pendapat tersebut pada hakikatnya terdapat beberapa pengertian dasar mengenai vitamin yang berkaitan dengan macam, manfaat, dan sumber vitamin itu sendiri.
Fungsi Vitamin A dan B
Fungsi Vitamin A dan B

Fungsi Vitamin A dan B
Fungsi Vitamin A dan B


Manfaat vitamin
Ada dua kelompok besar dalam pembagian utama vitamin, yaitu golongan vitamin larut dalam air seperti vitamin B dan vitamin C, lalu vitamin yang larut dalam lemak seperti A, D, E, dan K. Perbedaan utama pada kedua golongan tersebut adalah proses penyerapan dalam tubuh. Golongan yang larut dalam air mudah sekali diserap sehingga cepat habis dan tidak dapat disimpan lama oleh tubuh. Oleh karena itu perlu disediakan terus menerus dalam diet. Golongan vitamin yang larut dalam lemak sekali diserap akan segera ditransfer dan disimpan dalam hati (vitamin A, D, E, dan K) serta dalam jaringan lemak (vitamin E) untuk berbagai jangka waktu.
Vitamin A
Vitamin ini secara khusus diperlukan untuk pemeliharaan mata, kulit, kesehatan rambut, melindungi selaput lendir, saluran pernapasan agar terhindar infeksi, sistem pencernaan, dan sistem reproduksi. Rabun senja merupakan tanda awal defesiensi vitamin A. Sindrom lengkap defisiensi vitamian A meliputi xeroxderma atau kulit yang sangat kering, xetroptalma yaitu selaput ikat mata yang mengering, ketatolmalsia yaitu degenerasi selaput bening mata, retardasi pertumbuhan yang berat termasuk pertumbuhan sistem safar, degenerasi kelenjar, dan kemandulan.
Vitamin B
Vitamin ini paling banyak jumlanya, tidak hanya terdiri atas satu unsure vitamin tetapi merupakan gabungan dari delapan macam vitamin. Meskipun terkadang fungsinya sama namun tiap jenis memiliki fungsi yang berbeda. B1 thiamin berfungsi mengubah karbohidrat menjadi glukosa. Selain itu juga bermanfaat untuk membentuk sistem pencernaan yang sehat dan sistem saraf serta memelihara nafsu makan. Sumber vitamin ini adalah hati, kerang, ikan, susu, gandum, roti, kacang hijau, dan kacang. B2 riboflavin, protein dan lemak, dengan manfaat lainnya untuk memelihara penghilihatan, kulit, kuku, rambut, dan selaput lendir.  Vitamin B2 didapat dari hati, ginjal, ikan, susu, sayuran hijau tua, dan juga keju.

B3 (niacin), vitamin ini bekerjasama dengan thiamin dan riboflavin untuk memproduksi reaksi energy dalam sel tubuh. Turut juga membantu metabolisme gula dan perpaduan hormone seks. Penting pula untuk memelihara kesehatan kulit, lidah, saraf, dan pencernaan. Suatu hal yang perlu dicatat bahwa niacin ini sangat efektif untuk meredakan anak-anak yang geraknya luar biasa aktif. Sumber dari vitamin B3 ini ada pada daging yang tidak berlemak, ayam, ikan, hati, kacang, gandum, apukat, dan juga kurma.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related :

0 comments:

Post a Comment