Skip to main content

Kelopak Bunga Rosella yang Menjadi Obat Kanker

Kelopak Bunga Rosella yang Menjadi Obat Kanker
Rosella merupakan tumbuhan berbunga merah yang juga merupakan bahan obat herbal untuk kanker. Kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal. Sel-sel kanker tersebut akan berkembang dengan sangat cepat, tak terkendali, dan akan terus membelah diri lalu akan menyusup ke jaringan sekitarnya dan akan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, dan menyerang organ-organ penting serta saraf tulang belakang.

Kelopak Bunga Rosella yang Menjadi Obat Kanker
Kelopak Bunga Rosella yang Menjadi Obat Kanker

Kelopak Bunga Rosella yang Menjadi Obat Kanker
Kelopak Bunga Rosella yang Menjadi Obat Kanker

Kelopak Bunga Rosella yang Menjadi Obat Kanker
Kelopak Bunga Rosella yang Menjadi Obat Kanker


Ramuan untuk kanker
Ramuan dari tanaman obat dapat dikonsumsi jika kanker masih dalam stadium dini. Ramuan diminum secara terus-menerus sedikitnya selama tiga bulan dan jika tidak ada perubahan lebih baik konsultasikan dengan dokter. Ramuan untuk mengobati kanker bisa dimimun setelah menjalankan operasi pengangkatan kanker dan menjalani radiasi. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah efek samping seperti pusing atau mual. Sementara untuk pasien yang menjalankan kemoterapi, ramuan ini dapat diminum setelah 1 hingga 2 minggu sejak kemoterapi. Ramuan tersebut dapat menghambat pertumbuhan sel kanker hingga tua dan mati dan juga menghilangkan rasa nyeri dan keluhan akibat kanker dengan tanaman obat yang dapat digunakan sebagai terapi paliatif.

Karakteristik dan kandungan dari rosella
Rosela memiliki nama latin Hibiscus sabdarifa. Nama lain dari tumbuhan ini bagi orang Jawa Tengah adalah merabos ijo. Sedangkan di Sumatera Selatan sering disebut sebagai kesew jawe, sementara itu di daerah Muara Enim lebih dikenal sebagai asam rejang. Rosella memiliki kandungan antara lain riboflavin, niasin, protein, kalsium, magnesium, kalium, besi, asam askorbat, beta carotene, omega-3, asam amino, gossy peptin anthocyanin dan glucoside hibiscin. Selain itu tumbuhan inu mengandung vitamin A, vitamin B, dan juga vitamin C.
Rosella bermanfaat sebagai bahan antiseptic, antispasmodic atau penahan kekejangan, antihelmitik atau anticacing, antibakteri, penambah syahwat, agen astrigen, mencegah penyakit kanker, dan mencegah penyakit hati. Mengobati penyakit batuk, lesu, demam, tekanan perasaan, dan gusi berdarah atau skurvi. Mengurangi efek alcohol pada tubuh, mencegah pembentukan batu ginjal, serta memperlambat pertumbuhan jamur, bakteri, dan parasit.
Khasiat untuk pengobatan kanker
Rosella memiliki khasiat detoksifikasi atau menetralkan racun sehingga menghambat tumbuhnya sel kanker. Selain itu kandungan antioksidan yang tinggi juga mengahambat dan menangkap radikal bebas penyebab kanker. Sementara itu gossy peptin anthocyanin dan glucoside hibiscin yang dikandunganya dapat memperlancar peredaran darah, mencegah tekanan darah tinggi dan meningkatkan kinerja usus.

Bahan yang diperluakan untuk membuat ramuan obat kanker yang berasal tanaman rosella adalah 3 hingga 4 bunga kering rosella, 200 ml air panas, dan 1 sendok teh gula jawa. Cara membuatnya dengan menyeduh kelopak rosella dengan air panas selama kurang lebih 5 menit, tambahkan gula jawa dan aduk rata. Minum ramuan ini sebanyak 2 hingga 3 gelas per hari.

Comments

Popular posts from this blog

Kitolod, Tumbuhan Beracun Untuk Obat Kanker Nasofaring

Kitolod, Tumbuhan Beracun Untuk Obat Kanker Nasofaring Kitolod adalah tumbuhan yang sering dijadikan obat kanker oleh para herbalis. Ramuan dari tanaman obat dapat dikonsumsi jika kanker masih dalam stadium dini. Ramuan diminum secara terus-menerus sedikitnya selama tiga bulan dan jika tidak ada perubahan lebih baik konsultasikan dengan dokter. Ramuan untuk mengobati kanker bisa dimimun setelah menjalankan operasi pengangkatan kanker dan menjalani radiasi. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah efek samping seperti pusing atau mual. Sementara untuk pasien yang menjalankan kemoterapi, ramuan ini dapat diminum setelah 1 hingga 2 minggu sejak kemoterapi. Ramuan tersebut dapat menghambat pertumbuhan sel kanker hingga tua dan mati dan juga menghilangkan rasa nyeri dan keluhan akibat kanker dengan tanaman obat yang dapat digunakan sebagai terapi paliatif. Jika dokter memberikan obat maka ramuan sebaiknya diminum dua jam sebelum atau setelah mengkonsumsi obat dari dokter tersebut.

Wild Yam, Sumber Makanan yang Bermanfaat untuk Obat

Wild Yam, Sumber Makanan yang Bermanfaat untuk Obat Salah satu lagi tumbuhan yang dimanfaatkan untuk membuat ramuan sebagai obat kanker yaitu wild yam atau uwih. Kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal. Sel-sel kanker tersebut akan berkembang dengan sangat cepat, tak terkendali, dan akan terus membelah diri lalu akan menyusup ke jaringan sekitarnya dan akan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, dan menyerang organ-organ penting serta saraf tulang belakang. Jumlah penderita kanker di Indonesia hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Ramuan dari tanaman obat dapat dikonsumsi jika kanker masih dalam stadium dini. Ramuan diminum secara terus-menerus sedikitnya selama tiga bulan dan jika tidak ada perubahan lebih baik konsultasikan dengan dokter. Ramuan untuk mengobati kanker bisa dimimun setelah menjalankan operasi pengangkatan kanker dan menjalani radiasi. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah efek samping seperti pusin…

Solusi Gigitan Tengu Pada Anak Laki Laki Anda (By Zaki Permana)

Anda pernah digigit Tengu?

Guatel, panas, sedikit nyeri, dan bentol merah lumayan gede.... itulah sensasinya saat kita digigit Tengu, yang 'ndilalah' selalu menggigit dikawasan tertentu milik laki-laki dan hanya anak laki-laki.
Tahukah anda korelasi antara kasih sayang Bapak terhadap anaknya dalam hal per-Tengu-an ini?

Saya masih ingat puluhan tahun silam saat dipaksa 'ngangkang' dihadapan Bapak karena saya mengeluh 'anu' saya guatel dan perih ditempeli makhluk parasit super kecil berwarna merah itu. Dan kejadian ini tak hanya sekali dua kali, ini seringkali terjadi dan mungkin bisa disebut sebagai rutinitas anak kecil di kampung saya, ga tau deh di daerah lain ada atau tidak... yah mungkin karena saya waktu kecil emang doyan main di tempat-tempat dimana makhluk tersebut kongkow-kongkow.

Makhluk kecil nan ajaib ini, entah bagaimana bisa mendeteksi menyasar bagian 'itu' dengan tepat lagi akurat. Padahal, coba anda bandingkan betapa tubuh man…